6 Cara Masak Ketan dengan Rice Cooker

ads

Ketan merupakan salah satu jenis beras yang banyak tumbuh dan diolah di kawasan Asia Tenggara. Indonesia menjadi salah satu negara yang banyak menggunakan beras ketan sebagai bahan membuat jajanan tradisional seperti lemper, bubur ketan, brem, wingko, kue lapis, jadah dan dodol. Bagi beberapa perempuan, memasak ketan adalah suatu hal yang sedikit ribet dan menguras waktu. Tapi ada juga cara memasak ketan yang praktis, yakni menggunakan rice cooker.

Cara masak ketan dengan rice cooker sebenarnya belum banyak diketahui oleh para ibu rumah tangga. Meskipun ada yang sudah mengerti cara masak ketan dengan rice cooker, tapi sebagian perempuan mungkin masih gamang. Apa iya memasak ketan dengan rice cooker bisa seenak memasak ketan dengan cara tradisional? Jangan khawatir, karena artikel kali ini akan mengupas cara memasak ketan yang pulen dan lezat dengan menggunakan rice cooker. (baca juga : Cara Memasak Nasi dengan Rice Cooker)

Bahan- Bahan

Untuk memasak ketan, bahan yang dibutuhkan tentu saja beras ketan. Selain itu kita bisa menambahkan santan dan juga garam ke dalam ketan. Berikut rincian bahan- bahan yang dibutuhkan untuk memasak ketan.

  • 2 cup beras ketan
  • 2 – 2,5 cup air bersih
  • Garam secukupnya

Cara Memasak

Setelah menyiapkan semua bahan- bahan yang diperlukan, kita bisa mengikuti Cara Masak Ketan dengan Rice Cooker dengan lezat :

  1. Langkah pertama yaitu mencuci beras ketan sampai benar- benar bersih dari kotoran dan sisa kulit.
  2. Langkah kedua yakni memasukkan beras ketan yang sudah bersih ke dalam panci rice cooker. Setelah itu tambahkan air sesuai takaran. Air disini bisa diganti dengan santan. Takaran santan sesuai dengan takaran air yang biasa digunakan untuk menanak nasi (baca juga : Cara Menanak Nasi).
  3. Langkah ketiga adalah merendam beras ketan selama setengah jam sampai 2 jam. Jika menginginkan ketan dengan tekstur yang kurang lengket, Anda bisa melewati langkah ini. Karena ketan yang direndam air bertujuan untuk membuat tekstur ketan menjadi lunak dan lebih lengket.
  4. Langkah keempat yaitu menambahkan garam secukupnya pada beras ketan yang telah direndam, lalu aduk hingga rata.
  5. Langkah kelima yakni memasukkan panci ke dalam body rice cooker. Setelah itu menyalakan rice cooker sesuai dengan petunjuk penggunaan rice cooker, karena masing- masing rice cooker memiliki petunjuk penggunaan yang berbeda. Jangan lupa untuk menekan tombol untuk memasak. Waktu yang dibutuhkan untuk memasak ketan kurang lebih 30 menit.
  6. Langkah terakhir, ketika ketan sudah matang dan rice cooker secara otomatis berganti ke mode warm, biarkan ketan di dalam rice cooker selama 10 menit agar lebih tanak. Setelah itu ketan siap untuk di sajikan atau dikreasikan menjadi berbagai jenis panganan. Anda bisa menambahkan toping atau campuran ke dalam beras ketan agar beras ketan menjadi semakin lezat. Toping yang digunakan dapat berupa abon, kelapa sangrai (serondeng), kelapa parut atau kacang kedelai.

Baca juga : Cara Membuat Nasi Kuning dengan Rice Cooker

Manfaat Beras Ketan

Beras ketan mengandung sekitar 80 sampai 85 persen zat pati. Hal ini lah yang membuat beras ketan lebih lengket dari beras biasa. Selain zat pati, beras ketan memiliki berbagai kandungan gizi lain seperti protein sebanyak 6,7 persen, lemak sebanyak 0,7 persen, kalsium, zat besi, vitamin B, selenium dan air sebanyak 12 persen. Banyaknya kandungan gizi yang berada pada beras ketan menjadikannya sebagai bahan makanan yang kaya akan manfaat. Beberapa manfaat beras ketan yaitu :

  1. Sebagai sumber energi alternatif

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa beras ketan mengandung sebagian besar zat pati. Zat pati ini bisa menjadi sumber energi alternatif selain nasi. Dalam satu porsi ketan mengandung sekitar 36,7 gram karbohidrat. Jenis karbohidrat yang terdapat pada beras ketan juga merupakan karbohidrat kompleks yang bisa diubah menjadi glukosa. Glukosa ini lah yang nantinya digunakan sebagai bahan bakar untuk menghasilkan energi. Kandungan tiamin dan niacin sebanyak 4 persen pada beras ketan juga membantu proses berubahnya makanan menjadi sumber energi bagi tubuh.

  1. Sebagai alternatif penangkal radikal bebas

Beras ketan mengandung selenium yang berfungsi sebagai anti oksidan di dalam tubuh. Adanya anti oksidan dapat melindungi tubuh dari kerusakan sel- sel organ tubuh akibat adanya radikal bebas. Meski selenium yang terkandung dalam beras ketan hanya sebagian kecil saja (9,7 mili gram) tetapi juga cukup berguna untuk mengatur aktivitas hormon tiroid yang berada di dalam tubuh.

Sponsors Link

  1. Memelihara sistem pencernaan.

Serat yang terkandung dalam satu cup beras ketan adalah sekitar 1,7 gram. Kandungan serat ini baik untuk memelihara sistem pencernaan dalam tubuh. Seporsi beras ketan memenuhi 7 persen dari kebutuhan serat yang diperlukan oleh tubuh. Serat ini juga baik untuk menjaga kesehatan jantung.

  1. Memelihara kesehatan tulang

Manfaat beras ketan selanjutnya adalah memelihara kesehatan tulang. Mengapa bisa demikian? Hal itu dikarenakan beras ketan mengandung mangan dan juga protein yang berfungsi untuk menjaga kesehatan tulang rawan. Seporsi beras ketan mencukupi sekitar 20 persen dari kebutuhan mangan yang diperlukan untuk kesehatan tulang.

Sponsors Link

  1. Memelihara sistem imun

Sistem imun atau kekebalan tubuh dapat tetap terjaga dengan mengkonsumsi beras ketan dalam jumlah tertentu. Hal itu dikarenakan beras ketan mengandung prebiotik dan zinc yang sangat bermanfaat untuk memelihara sistem kekebalan tubuh. Satu cup beras ketan mengandung sekitar 9 persen zinc yang dibutuhkan oleh tubuh dalam sehari.

  1. Membantu mencegah anemia

Kandungan vitamin B-6 yang berada dalam beras ketan dapat membantu mencegah anemia. Vitamin B – 6 akan membantu regenerasi sel- sel darah merah, memperbaiki suasana hati dan juga menambah nafsu makan. Hal ini sangat baik bagi penderita morning sickness dan perempuan yang sedang mengalami pra menstruasi.

Meskipun memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, konsumsi beras ketan harus tetap dibatasi terlebih untuk penderita diabetes dan obesitas. Hal ini dikarenakan beras ketan mengandung glikemik yang cukup tinggi. Kandungan glikemik tersebut dapat meningkatkan kadar gula dalam darah. Apalagi jika beras ketan diolah menjadi jajanan yang ditambah dengan gula, maka kandungan glukosa makanan tersebut akan semakin tinggi dan membahayakan penderita diabetes.

Sponsors Link
, , , ,
Post Date: Monday 19th, December 2016 / 19:09 Oleh :
Kategori : Tips